Pengertian Nada, Melodi, Ritme dan Tangga Nada

Nada, Melodi, Ritme dan Tangga Nada – Semua dari kita pasti sudah sangat familiar dengan musik. Entah itu nyanyian, instrumen dan sebagainya. Semua dapat kita temukan di dalam kehidupan sehari-hari. Bicara soal musik, semua itu tak lepas dari istilah nada, melodi, irama, ritme, bunyi dan sebagainya.

Akan tetapi tahukah anda bahwa dari setiap istilah-istilah tersebut memiliki pengertian yang berbeda-beda. Karena itulah pembahasan kali ini akan menjelaskan lebih lengkap mengenai hal tersebut.

Baik, mari kita simak lebih lanjut di bawah ini.

Pengertian Nada

pengertian nada

aboutilm.files.wordpress.com

Nada adalah bagian atau pasrtisi terkecil daripada sebuah lagu. Nada (tone) jika dilihat dalam sudut pandang musik mempunyai arti “suara yang memiliki getaran dan ketinggian tertentu”.

Di dalam tangga nada diatonis, nada memiliki juga mempunyai jarak interval tertentu. Tak hanya dalam musik, istilah nada juga sering digunakan pada kegiatan musikalisasi puisi. Pada kegiatan ini, nada dijadikan sebagai unsur dasar.

Pengertian Melodi

pengertian melodi

pixabay.com

Nada-nada diatas, akan menjadi indah dan bermakna jika disusun secara horizontal dan disertai dengan lompatan-lompatan atau interval tertentu. Susunan tersebut yang dinamakan sebagai melodi.

Pada penggunaanya, melodi ini kemudian akan di gabungkan dengan beberapa kalimat (lirik) yang terdiri dari frase-frase dan tema tertentu. Deretan melodi dan lirik ini kemudian akan berubah menjadi sebuah lagu.

Pengertian Ritme/Irama

ritme dan irama

ytimg.com

Irama merupakan tempo ataupun ketukan yang di dalamnya terdapat pada sebuah lagu. Irama juga memiliki posisi yang sangat penting dalam prosesa pembentukan lagu. Selain itu, irama juga digunakan untuk memberi makna kejiwaan yang mendalam pada musikalisasi puisi.

Puisi berjudul “Aku” karya Chairil Anwar akan lebih bermakna jika dibawakan dengan irama 4/4, hal ini dikarenakan puisi tersebut memiliki arti dan makna yang penuh dengan semangat. Tak hanya Chairil Anwar, puisi-puisi baladis Ebiet G Ade juga kebanyakan memiliki irama 4/4.

  Kumpulan Contoh Resensi Buku Non Fiksi yang Baik dan Benar

Sedangkan puisi religius Taufiq Ismail digubah oleh Bimbo menjadi birama 3/4. Meskipun birama 3/4 biasanya digunaka untuk lagu walz, akan tetapi birama ini sangat serasi jika digabungkan dengan puisi religius dan orkestrasi Bimbo.

Pengertian Tangga Nada

pengertian tangga nada

3.bp.blogspot.com

Penggunaan tangga nada akan sangat berpengaruh terhadap penjiwaan musikalisasi puisi. Tangga nada adalah susunan berjenjang yang terdiri dari beberapa nada pokok suastu sistem nada, dimulai dari salah satu nada yang paling dasar sampai dengan nada oktafnya.

Seperti contoh: do, re, mi, fa, so, la, si, do. Dalam pengertian yang sederhana, tangga nada dalam musik dapat didefinisikan sebagai satu set kumpulan not musik yang diatur dengan aturan yang baku sehingga dapat memberikan nuansa atau karakter yang baru.

Aturan baku tersebut bisa berupa jarak atau interval (yang ada pada satu not dengan not yang lain) dan aturan tentang nada awal dan final. Ada beberapa macam tangga nada seperti tangga nada pentatonik, skala mayor, skala minor, skala kromatik, skala modal dan skala nada utuh.

Masing-masing memiliki aturan baku yang berbeda. Ini menunjukan bahwasannya dari setiap tangga nada yang ada memiliki karakter dan nuansa yang berbeda pula.

Demikian tadi pembahasan kita mengenai Pengertian Nada, Melodi, Ritme dan Tangga Nada, semoga demgan pembahasan sederhana ini kita dapat lebih mengerti dan memahami. Semoga bermanfaat

Add Comment